BAGAIMANA MENYUSUN MODUL dan contoh sistematika.
PANDEMI Covid 19 telah merubah banyak hal dalam kehidupan masyarakat, tidak hanya di Indonesia tapi di seluruh belahan bumi. Berjangkitnya covid 19 memaksa manusia merobah pola hidup secara drastis mulai dari kehidupan pribadi sampai kehidupan berbangsa dan bernegara. Pemerintah harus merobah berbagai kebijakan tidak hanya kebijakan bidang kesehatan masyarakat, tapi juga dalam bidang yang lain. Bahkan pemerintah harus mengalihkan dan menambah anggaran keuangan terutama untuk penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi, meskipun hal itu menyebabkan konsekwensi meningkatnya devisit menjadi 5% untuk masa 3 tahun. Pemerintah harus membuat kebijakan baru antara lain PSBB dan New normal dengan pendekatan protokol kesehatan dalam rangka penanganan penularan Covid 19.
Dalam hal ini pembangunan bidang pendidikan tentunya tidak boleh terhenti karena pendidikan menentukan masa depan bangsa. Oleh sebab itu pelaksanaan pendidikan tentunya harus mengikuti protokol kesehatan. Pelaksanaan pendidikan di sekolah di era New Normal seminimal mungkin melakukan tatap muka untuk menghindari penularan covid 19.
Untuk menjaga agar mutu pendidikan tidak menurun, pihak akademisi terutana guru dan dosen dapat memilih strategi, bahan dan media pembelajaran yang dapat membantu peserta didik bisa belajar secara mandiri dirumah tanpa bertatap muka dengan gurunya.
Salah satu bahan pelajaran yang sangat cocok untuk belajar mandiri di era New Normal adalah MODUL. Modul sebenarnya memang sudah lama digunakan disekolah. Namun akhir akhir ini, sejak adanya kebijakan BOS Buku dan ketika teknologi informasi semakin canggih dan berkembang luas, keberadaan modul mulai berkurang.
Mengapa harus modul?
Karena modul merupakan bahan dan media pembelajaran yang didalamnya terdapat materi yang disusun secara runtut, latihan dan uji kompetensi yang dilengkapi dengan petunjuk belajar yang memungkinkan peserta didik dapat belajar secara mandiri tanpa bantuan seorang pengajar.
Jadi keberadaan modul sangat cocok dengan konsep belajar saat ini yaitu "Orang bisa belajar kapan saja dan dimana saja secara mandiri.
Penggunaan modul dalam kegiatan belajar mengajar merupakan salah satu upaya melakukan aktivitas belajar mandiri
Karena modul merupakan bahan dan media pembelajaran yang didalamnya terdapat materi yang disusun secara runtut, latihan dan uji kompetensi yang dilengkapi dengan petunjuk belajar yang memungkinkan peserta didik dapat belajar secara mandiri tanpa bantuan seorang pengajar.
Jadi keberadaan modul sangat cocok dengan konsep belajar saat ini yaitu "Orang bisa belajar kapan saja dan dimana saja secara mandiri.
Modul yang baik hendaklah memenuhi beberapa karekteristik, antara lain:
1. Self
Instructional, seorang
pelajar dapat membelajarkan diri sendiri tanpa perlu bantuan pihak lain baik guru maupun buku yang lain.
Meskipun
pada kenyataannya seorang peserta didik tetap membutuhkan bimbingan dan pendampingan ketika dihadapkan pada sebuah materi yang rumit, akan tetapi modul yang baik
adalah modul yang memberikan solusi ketika siswa merasa kesulitan dalam belajar
menggunakan modul tersebut
Sebuah modul dikatakan memiliki
sifat self instructional jika memenuhi beberapa syarat dibawah ini;
- Berisi tujuan yang dirumuskan secara jelas
- Meteri yang dimuat merupakan materi yang dibagi dalam unit
kecil/ spesifik sehingga memudahkan siswa belajar secara tuntas.
- Terdapat contoh dan ilustrasi pada konsep yang abstrak untuk
mendukung kejelasan dalam pemaparan materi pembelajaran.
- Menampilkan soal-soal latihan, tugas dan sejenisnya yang dapat
digunakan siswa untuk mengukur kemampuannya secara mandiri.
- Kontekstual, materi yang disajikan terkait dengan suasana
lingkungan
- Menggunakan bahasa yang sederhana dan komunikatif
- Terdapat rangkuman materi
- Terdapat instrument penilaian
- Terdapat umpan balik
- Tersedia tentang informasi rujukan.
Stand alone, Modul adalah bahan pelajaran yang berdiri sendiri, yang tidak bergantung pada media lain saat digunakan oleh siswa karena sudah mendukung semua materi yang hendak dipelajari oleh siswa dan tidak diperlukan media lain yang digunakan secara bersama-sama.
Adaptive, Modul yang adaptif adalah modul yang dapat menyesuaikan dengan perkembangan ilmu dan selalu memberikan informasi-informasi mengenai keterbaruan ilmu.
User
friendly, Modul yang baik adalah modul yang mampu bersahabat dengan si
pembaca. Setiap informasi dan instruktur yang terdapat didalamnya bersifat
membantu dan memudahkan siswa dalam belajar.
Selain itu juga harus di perhatikan beberapa elemen yang akan menentukan mutu modul.
Elemen yang menjadi syarat kualitas modul adalah: format, organisasi,
daya tarik, ukuran huruf, spasi kosong, dan konsistensi.
Format
Format modul
sebaiknya menggunakan kolom tunggal, atau boleh juga menggunakan dua kolom. Hal
yang terpenting adalah perhatikan bentuk dan ukuran kertas yang akan digunakan.
Layout modul
boleh vertikal atau horizontal, tergantung bagaimana tata letak Anda dalam
menulis
Sertakan gambar
atau simbol-simbol pada bagian atau tulisan yang sekiranya perlu mendapat
perhatian khusus dari pembacanya.
Organisasi
Agar pembaca
mudah dalam mempelajari dan mencari sesuatu di dalam modul , sebaiknya
sertakan bagan atau daftar isi mengenai apa saja yang menjadi bahasan di dalam
modul yang dibuat.
Urutkan
materi sebagaimana mestinya sehingga pembaca dapat mempelajarinya dengan mudah
dan berurutan. Tujuannya agar pengetahuan yang dibangun berkelanjutan dan sistematis.
Ketika
menggunakan gambar sebagai penolong dalam penyampaian pesan, hendaklah memilih gambar yang tepat sasaran. sehingga pembaca mudah memahami apa maksud dari gambar yang disajikan. kemudian berikan
uraian dengan bahasa yang mudah dipahami oleh pembaca.
Daya tarik
Tidaklah mudan membuat semua pembaca tertarik, karena selera setiap orang berbeda-beda.Namun bukan
berarti kita tidak bisa membuat modul yang dapat menarik perhatian pembaca. Ada
beberapa tips agar modul yang Anda buat memiliki daya tarik misalnya
-
Buatlah
sampul atau cover yang memang sesuai dengan usia dan minat pembaca.
-
Pada bagian
isi, buatlah desain yang lebih colourfull
-
Ketika
terdapat beberapa tugas latihan, desainlah agar pembaca mau mengerjakannya
dengan semangat tinggi.
Bentuk dan
ukuran huruf
Ukuran huruf
juga menjadi penentu minat pembaca.
Sebagai
contoh, misalnya Anda sedang membaca sebuah kertas dengan penuh tulisan dan
tidak ada spasi, tentu mata Anda akan cepat lelah saat membacanya.
Contoh lain misalnya teks yang ada di smartphone atau di hasil pencarian google,
teks-teks semacam itu yang saat ini menjadi sangat populer. Itu semua bukan
asal pilih font, mereka telah melakukan riset mengenai font manakah yang tidak
membuat mata berakomodasi maksimum ketika membacanya.
Oleh sebab itu, pilihlah font dan ukuran huruf yang tidak membuat mata pembaca cepat lelah.
Ruang Kosong
Saat kita
membuat modul, pastilah ada beberapa ruang kosong di beberapa halaman modul.
Manfaatkan ruang kosong tersebut dengan kreatifitas dan imajinasi Anda agar
dapat menarik perhatian peserta didik atau pembaca.
Berikut ini adalah tahapan-tahapan dalam menyusun modul:
Analisis Kebutuhan Modul
Analisis
kebutuhan modul merupakan tahap menganalisis apa saja yang menjadi kebutuhan
peserta didik misalnya dalam mempelajari materi yang telah direncanakan. Anda
dapat melihat Silabus dan RPP untuk mengetahui apa saja yang dibutuhkan dalam
modul pada materi yang sudah direncanakan.
Berikut ini
adalah beberapa hal yang harus diperhatikan pada saat menganalisis kebutuhan
modul
- Menentukan satuan
program, apakah program tahunan ataukah program satu semester atau program
bulanan.
- Pahami standar
kompetensi, agar pembuatan modul benar-benar tepat sasaran dengan apa yang
hendak dipelajari
- Buatlah modul yang
memang belum disediakan oleh pihak sekolah
- Buatlah modul sesuai
dengan kebutuhan yang ada.
Desain Pembelajaran
Desain modul
yang ini bukanlah desain seperti yang telah disebutkan di atas. maksudnya adalah modul
disesuaikan dengan desain pembelajarannya atau pada kegiatan di
RPPnya.
Karena
setiap kegiatan pembelajaran mengacu pada Silabus dan juga RPP, maka ketika
membuat modul kita juga harus mengacu pada kedua perangkat tersebut.
Bila
ternyata RPP belum ada atau kegiatan pembelajaran di RPP belum ada yang sesuai
dengan modul, maka solusinya adalah Menetapkan tujuan pembelajaran. Biasanya di
dalam buku yang bagus terdapat kalimat seperti ini.
" Setelah
membaca sub bab ini, diharapkan peserta didik dapat memahami dan menguasai
bagaimana cara …."
Begitu juga
dengan modul, bila rancangan RPP belum sesuai dengan modul, maka buatlah modul
yang mencantumkan tujuan akhir pembelajaran setelah peserta didik belajar
menggunakan modul Anda.
Beritahukan
kepada pengajar tentang bagaimana cara mengevaluasi peserta didik ketika
melakukan kegiatan pembelajaran menggunakan modul
Buatlah
materi yang memang sesuai dengan SK dan KD. Bisa dilihat di silabus.
Ketika
membuat materi untuk isi modul, buatlah dengan memperhatikan tata bahasa dan
contoh-contoh yang dapat membuat peserta didik menjadi lebih mudah memahami
dalam belajar. dan jangan lupa berikan tugas-tugas latihan agar peserta didik dapat mengukur kemampuannya sendiri.
Berikut contoh sistematika modul:
HalamanJudul……………………………………………… i
Halaman Francis
................................................................... ii
Halaman Pengesahan/Sambutan
………………………... iii
Kata Pengantar ……………………………………………... iv
Daftar Isi …………………………………………………….. v
Peta Kedudukan Modul ……………………………………vi
Glosarium …………………………………………………. vii
I. PETUNJUK
PENGGUNAAN MODUL (PESERTA DIDIK)
A.
Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar
B.
Deskripsi
C.
Waktu
D.
Prasyarat
E.
Petunjuk Penggunaan Modul
F.
Tujuan Akhir
G.
Cek Penguasaan Standar Kompetensi
II. PEMBELAJARAN
A.
Pembelajaran 1
1.
Tujuan
2.
Uraian Materi
3.
Rangkuman
4.
Tugas
5.
Tes
B.
Pembelajaran 2 – n (dan seterusnya, mengikuti jumlah pembelajaran yang dirancang)
1.
Tujuan
2.
Uraian Materi
3.
Rangkuman
4.
Tugas
5.
Tes
III. EVALUASI
(PETUNJUK GURU)
A.
Tes Kognitif
B.
Tes Psikomotor
C.
Penilaian Sikap
KUNCI JAWABAN
DAFTAR PUSTAKA
Sekedar gambaran yang mungkin bisa membantu kami sajikan juga contoh petunjuk menggunaan modul:
BAB I.
PETUNJUK PENGGUNAAN
MODUL (PESERTA DIDIK)
A. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar
SATANDAR
KOMPETENSI
KOMPETENSI DASAR
3.
Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual,
dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan,
teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata
3.1
Menelaah perubahan keruangan dan interaksi antarruang
negara-negara Asia dan benua lainnya yang diakibatkan faktor alam, manusia
dan pengaruhnya terhadap keberlangsungan kehidupan manusia dalam ekonomi,
sosial, pendidikan dan politik
4.
Mengolah,
menyaji, dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai,
memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung,
menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori
4.1.
menyajikan telaah tentang
perubahan keruangan dan interaksi antarruang negara-negara Asia dan benua
lainnya yang diakibatkan faktor alam, manusia dan pengaruhnya terhadap
keberlangsungan kehidupan manusia dalam ekonomi, sosial, pendidikan dan
politik
B. Deskripsi
Modul 1 ini berjudul Interaksi
antar Negara Asia dan Negara lainnya yang terdiri dari 4 sub bahasan yaitu letak dan luas benua asia dan banua
lainnya, kondisi alam Negara Negara didunia, dinamika penduduk dunia dan
pengaruh perubahan ruang dan interaksi antar ruang di asia dan benua lainnya. Materi
yang dipaparkan berupa faktual,
konseptual dan prosedural disusun untuk setiap kali pertemuan dengan 1 atau 2
kali kegiatan siswa dan evaluasi pada akhir modul, dengan harapan agar dapat
membantu peserta didik untuk mencapai
Kompetensi Dasar 3.1
C. Waktu
Modul 1 ini dirancang untuk
digunakan pada semester 1 untuk 15 kali pertemuan.
A. Prasyarat
Kemampuan awal yang
dipersyaratkan untuk mempelajari modul ini peserta didik sudah memiliki
kemampuan dasar tentang konsep keruangan, konsep interaksi konsep interaksi
dan kronologi perubahan dalam kehidupan
bangsa Indonesia
B. Petunjuk
Penggunaan Modul
Modul
ini disusun sebagai bahan penguatan dan suplemen dalam membantu paserta didik
dalam memahami materi pelajaran, dalam memecahkan permasalahan riil dalam
kasus-kasus keseharian kita. Petunjuk penggunaan modul ini sangat sederhana.
Petunjuk penggunaan modul ini berguna untuk memandu peserta didik mengetahui
isi modul, sehingga mempermudah pemahaman peserta didik tentang materi yang
tersaji dalam modul ini. Berikut petunjuk penggunaan modul :
1. Bacalah
dengan seksama tujuan pembelajaran untuk mengetahui apa yang akan diperoleh
setelah mempelajari materi ini
2. Modul
ini memuat informasi tentang apa yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan
pembelajaran
3. Pelajari
dengan seksama materi pembelajaran, jika ada informasi yang kurang jelas atau
mengalami kesulitan dalam mempelajari materi pembelajaran, sebaiknya
berkonsultasi pada pengajar
4. Kerjakan
evaluasi yang terdapat pada akhir uraian materi pembelajaran.
C.
Tujuan
Akhir
Setelah mempelajari modul ini peserta didik diharapkan mampu menelaah perubahan keruangan dan interaksi antarruang negara-negara Asia dan benua lainnya yang diakibatkan faktor alam, manusia dan pengaruhnya terhadap keberlangsungan kehidupan manusia dalam ekonomi, sosial, pendidikan dan politik
D. Cek
Penguasaan Standar Kompetensi
Untuk melihat sejauhmana
penguasaan yang telah diperoleh setelah mempelajari dan mengiomplementasikan
modul ini dalam proses pembelajaran, berikut diberikan daftar pertanyaan yang
akan dapat digunakan untuk mengukur kemampuan peserta terhadap kompetensi yang
diharapkan.
1. Bagaimanakah pendapat anda setelah
mempelajari modul ini
2. Sudahkah anda menguasai isi modul
pembelajaran ini dengan baik
3. Bagian kompetensi yang manakah yang belum
anda kuasai (mengalami kesulitan) dalam mempelajari modul ini.
4. Jelaskan dan urutkan kompetensi yang
paling diperlukan hingga kurang diperlukan berdasarkan skala prioritas setelah
mempelajari modul ini
- Buatlah sampul atau cover yang memang sesuai dengan usia dan minat pembaca.
- Pada bagian isi, buatlah desain yang lebih colourfull
- Ketika terdapat beberapa tugas latihan, desainlah agar pembaca mau mengerjakannya dengan semangat tinggi.
HalamanJudul……………………………………………… i
Halaman Francis
................................................................... ii
Halaman Pengesahan/Sambutan
………………………... iii
Kata Pengantar ……………………………………………... iv
Daftar Isi …………………………………………………….. v
Peta Kedudukan Modul ……………………………………vi
Glosarium …………………………………………………. vii
I. PETUNJUK
PENGGUNAAN MODUL (PESERTA DIDIK)
A.
Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar
B.
Deskripsi
C.
Waktu
D.
Prasyarat
E.
Petunjuk Penggunaan Modul
F.
Tujuan Akhir
G.
Cek Penguasaan Standar Kompetensi
II. PEMBELAJARAN
A.
Pembelajaran 1
1.
Tujuan
2.
Uraian Materi
3.
Rangkuman
4.
Tugas
5.
Tes
B.
Pembelajaran 2 – n (dan seterusnya, mengikuti jumlah pembelajaran yang dirancang)
1.
Tujuan
2.
Uraian Materi
3.
Rangkuman
4.
Tugas
5.
Tes
III. EVALUASI
(PETUNJUK GURU)
A.
Tes Kognitif
B.
Tes Psikomotor
C.
Penilaian Sikap
KUNCI JAWABAN
DAFTAR PUSTAKA
Sekedar gambaran yang mungkin bisa membantu kami sajikan juga contoh petunjuk menggunaan modul:
BAB I.
PETUNJUK PENGGUNAAN
MODUL (PESERTA DIDIK)
A. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar
SATANDAR
KOMPETENSI
|
KOMPETENSI DASAR
|
3.
Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual,
dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan,
teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata
|
3.1
Menelaah perubahan keruangan dan interaksi antarruang
negara-negara Asia dan benua lainnya yang diakibatkan faktor alam, manusia
dan pengaruhnya terhadap keberlangsungan kehidupan manusia dalam ekonomi,
sosial, pendidikan dan politik
|
4.
Mengolah,
menyaji, dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai,
memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung,
menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori
|
4.1.
menyajikan telaah tentang
perubahan keruangan dan interaksi antarruang negara-negara Asia dan benua
lainnya yang diakibatkan faktor alam, manusia dan pengaruhnya terhadap
keberlangsungan kehidupan manusia dalam ekonomi, sosial, pendidikan dan
politik
|
B. Deskripsi
Modul 1 ini berjudul Interaksi
antar Negara Asia dan Negara lainnya yang terdiri dari 4 sub bahasan yaitu letak dan luas benua asia dan banua
lainnya, kondisi alam Negara Negara didunia, dinamika penduduk dunia dan
pengaruh perubahan ruang dan interaksi antar ruang di asia dan benua lainnya. Materi
yang dipaparkan berupa faktual,
konseptual dan prosedural disusun untuk setiap kali pertemuan dengan 1 atau 2
kali kegiatan siswa dan evaluasi pada akhir modul, dengan harapan agar dapat
membantu peserta didik untuk mencapai
Kompetensi Dasar 3.1
C. Waktu
Modul 1 ini dirancang untuk
digunakan pada semester 1 untuk 15 kali pertemuan.
A. Prasyarat
Kemampuan awal yang
dipersyaratkan untuk mempelajari modul ini peserta didik sudah memiliki
kemampuan dasar tentang konsep keruangan, konsep interaksi konsep interaksi
dan kronologi perubahan dalam kehidupan
bangsa Indonesia
B. Petunjuk
Penggunaan Modul
Modul
ini disusun sebagai bahan penguatan dan suplemen dalam membantu paserta didik
dalam memahami materi pelajaran, dalam memecahkan permasalahan riil dalam
kasus-kasus keseharian kita. Petunjuk penggunaan modul ini sangat sederhana.
Petunjuk penggunaan modul ini berguna untuk memandu peserta didik mengetahui
isi modul, sehingga mempermudah pemahaman peserta didik tentang materi yang
tersaji dalam modul ini. Berikut petunjuk penggunaan modul :
1. Bacalah
dengan seksama tujuan pembelajaran untuk mengetahui apa yang akan diperoleh
setelah mempelajari materi ini
2. Modul
ini memuat informasi tentang apa yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan
pembelajaran
3. Pelajari
dengan seksama materi pembelajaran, jika ada informasi yang kurang jelas atau
mengalami kesulitan dalam mempelajari materi pembelajaran, sebaiknya
berkonsultasi pada pengajar
4. Kerjakan
evaluasi yang terdapat pada akhir uraian materi pembelajaran.
C.
Tujuan
Akhir
Setelah mempelajari modul ini peserta didik diharapkan mampu menelaah perubahan keruangan dan interaksi antarruang negara-negara Asia dan benua lainnya yang diakibatkan faktor alam, manusia dan pengaruhnya terhadap keberlangsungan kehidupan manusia dalam ekonomi, sosial, pendidikan dan politik
D. Cek
Penguasaan Standar Kompetensi
Untuk melihat sejauhmana
penguasaan yang telah diperoleh setelah mempelajari dan mengiomplementasikan
modul ini dalam proses pembelajaran, berikut diberikan daftar pertanyaan yang
akan dapat digunakan untuk mengukur kemampuan peserta terhadap kompetensi yang
diharapkan.
1. Bagaimanakah pendapat anda setelah
mempelajari modul ini
2. Sudahkah anda menguasai isi modul
pembelajaran ini dengan baik
3. Bagian kompetensi yang manakah yang belum
anda kuasai (mengalami kesulitan) dalam mempelajari modul ini.
4. Jelaskan dan urutkan kompetensi yang
paling diperlukan hingga kurang diperlukan berdasarkan skala prioritas setelah
mempelajari modul ini


Komentar
Posting Komentar