Surat Kecilku
Untukmu ABI
Untukmu
Bila kau melihat matahari
aku hanya melihat purnama
yang telah lama aku tunggu
dalam mimpiku
yang sinarnya
menerangi malamku
ia menjadi saksi
malamku yang sepi
ia menyapa
ia tersenyum
ia tertawa
juga bercanda
ia melihatku
ia mendengarkan ku
ia mengajariku
bagaimana menikmati
cahaya Ilahi
Kunikmati cahayanya
bias sinarnya
menembus jendela hatiku
cahaya nya teduh
tidak menyilaukan
tapi membuat aku tak berdaya
pasrahkan segenap jiwa
mencintaimu purnama
hingga aku lupa
purnama hanya
satu malam
lalu redup
dan semakin redup
aku tersentak
melihat diriku
cahaya satu malam
telah merobah
segalanya dalam diriku
ternyata aku telah bermimpi
mimpi panjang sekali
saat kuterbangun
purnama telah tiada
kaulah purnamaku
kekasih hatiku
harapanku
Tapi aku harus tau
aku bukanlah pemilikmu
Kau harus tunduk
pada penciptamu.
Akupun bermohon pada penciptaku
pertemukan aku kembali
dengan dengannya
dengan purnamaku
pada purnama yang akan datang.
dengan cahaya yang lebih terang.
Untukmu
Bila kau melihat matahari
aku hanya melihat purnama
yang telah lama aku tunggu
dalam mimpiku
yang sinarnya
menerangi malamku
ia menjadi saksi
malamku yang sepi
ia menyapa
ia tersenyum
ia tertawa
juga bercanda
ia melihatku
ia mendengarkan ku
ia mengajariku
bagaimana menikmati
cahaya Ilahi
Kunikmati cahayanya
bias sinarnya
menembus jendela hatiku
cahaya nya teduh
tidak menyilaukan
tapi membuat aku tak berdaya
pasrahkan segenap jiwa
mencintaimu purnama
hingga aku lupa
purnama hanya
satu malam
lalu redup
dan semakin redup
aku tersentak
melihat diriku
cahaya satu malam
telah merobah
segalanya dalam diriku
ternyata aku telah bermimpi
mimpi panjang sekali
saat kuterbangun
purnama telah tiada
kaulah purnamaku
kekasih hatiku
harapanku
Tapi aku harus tau
aku bukanlah pemilikmu
Kau harus tunduk
pada penciptamu.
Akupun bermohon pada penciptaku
pertemukan aku kembali
dengan dengannya
dengan purnamaku
pada purnama yang akan datang.
dengan cahaya yang lebih terang.
Komentar
Posting Komentar