SURAT KECILKU
Surat kecil untuk ABI. sarat dengan bahasa RINDU
Kutulis saat malam mulai sepi, terdiam dalam genggaman mimpi, tak ada lagi yang menghibur diri bahkan hembusan anginpun seolah tak dapat kunikmati , yang bisa ku rasai hanyalah sesak didadaku,nyeri di ulu hatiku menahan rasa rindu yang menari dan meronta minta dipuaskan. percayalah itu bukan nafsu, aku jadi tak habis pikir, apakah aku benar-benar bisa menyentuh nya dan menguak tabir dihatinya
sedangkan malam tak lagi ramah padaku. akhirnya kukembalikan rinduku pada surat kecilku.
Surat kecil untuk ABI, tak ingin ku sisip kata cemburu,tapi aku yakin dia tau rasa itu yang selalu menggigitku, menggoreskan luka di hatiku,yang membasuh rasa percayaku padanya, hingga kurelakan diriku menjadi penggemis di hatinya.
Surat kecil untuk ABI, tak ingin kusisip bahasa rayuan karena aku tau tanpa bahasa rayuan aku tetap menyayanginya, menunggunya sampai saat nya tiba, saat Allah meridhoinya.
Surat kecil untuk ABI, ku tulis tanpa pamrih
karena aku percaya dia bukan imam yang pamrih
Yaa Robbi.. siapakah kekasihMu yang Engkau pilihkan untukku sesungguhnya.
Kutulis saat malam mulai sepi, terdiam dalam genggaman mimpi, tak ada lagi yang menghibur diri bahkan hembusan anginpun seolah tak dapat kunikmati , yang bisa ku rasai hanyalah sesak didadaku,nyeri di ulu hatiku menahan rasa rindu yang menari dan meronta minta dipuaskan. percayalah itu bukan nafsu, aku jadi tak habis pikir, apakah aku benar-benar bisa menyentuh nya dan menguak tabir dihatinya
sedangkan malam tak lagi ramah padaku. akhirnya kukembalikan rinduku pada surat kecilku.
Surat kecil untuk ABI, tak ingin ku sisip kata cemburu,tapi aku yakin dia tau rasa itu yang selalu menggigitku, menggoreskan luka di hatiku,yang membasuh rasa percayaku padanya, hingga kurelakan diriku menjadi penggemis di hatinya.
Surat kecil untuk ABI, tak ingin kusisip bahasa rayuan karena aku tau tanpa bahasa rayuan aku tetap menyayanginya, menunggunya sampai saat nya tiba, saat Allah meridhoinya.
Surat kecil untuk ABI, ku tulis tanpa pamrih
karena aku percaya dia bukan imam yang pamrih
Yaa Robbi.. siapakah kekasihMu yang Engkau pilihkan untukku sesungguhnya.
Komentar
Posting Komentar