Surat Kecilku
Siapa Aku
Tak pernah berhenti aku mencari jawab yang kucari
Pada siapa ku harus bertanya
Siapakah aku bagimu
Siapa aku dan apa untukmu
Pada siapa ku harus bertanya
Siapakah aku bagimu
Siapa aku dan apa untukmu
Aku seperti pasir di padang tandus
Siang diterpa terik, malam berpagut dingin
Tak punya tempat berteduh
Aku seperti riak dilepas pantai
Yang harus siap di hempas badai
Anak-anak pantai tersenyum memandang kearahku
Akulah dendang penghibur pagi dan sore
Siang diterpa terik, malam berpagut dingin
Tak punya tempat berteduh
Aku seperti riak dilepas pantai
Yang harus siap di hempas badai
Anak-anak pantai tersenyum memandang kearahku
Akulah dendang penghibur pagi dan sore
Wahai cintaku yang disana
Mengapa kau tak lagi mengenaliku
Kau tak tahu apa yang ada dihatiku
Kau tak tahu kala aku memandangimu
Aku yang terkurung di ruang cinta dan kerinduanku
Tak dapat berucap padamu
Betapa rinduku padamu, rindu tak bertuanku
Mengapa kau tak lagi mengenaliku
Kau tak tahu apa yang ada dihatiku
Kau tak tahu kala aku memandangimu
Aku yang terkurung di ruang cinta dan kerinduanku
Tak dapat berucap padamu
Betapa rinduku padamu, rindu tak bertuanku
Wahai cintaku yang disana
Aku amat mengenalimu ,
Merasakan rintihanmu bukanlah untukku
Saat kau tersenyum padaku
Kau ciptakan nyayian pilu untukku
Yang meluruhkan air mataku
Menggoyahkan semua sendiku
Aku tetap tak mampu berucap
Karena terkurung di ruang cinta dan kerinduanku
Siapa yang akan membebaskanku
Sedang aku tak tahu siapa aku
Bagimu.
Aku amat mengenalimu ,
Merasakan rintihanmu bukanlah untukku
Saat kau tersenyum padaku
Kau ciptakan nyayian pilu untukku
Yang meluruhkan air mataku
Menggoyahkan semua sendiku
Aku tetap tak mampu berucap
Karena terkurung di ruang cinta dan kerinduanku
Siapa yang akan membebaskanku
Sedang aku tak tahu siapa aku
Bagimu.
2014, September
Komentar
Posting Komentar